Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada putaran II ini membuat perubahan kondisi kota Surabaya, Jalan - jalan yang mengalami perubahan drastis tersebut, antara lain Jl A Yani, Urip Sumoharjo, Basuki Rahmat, Gubernur Suryo, Demak, dan lain sebagainya. Di hari biasan, jalan-jalan itu setiap pagi selalu dipenuhi ratusan kendaraan, sehingga kemacetan pun kerap tak terhindarkan.

Pemandangan antrean kendaraan yang setiap pagi menghiasi jalan kota itu, kini berganti dengan rombongan pejalan kaki. Begitu juga pengguna sepeda yang sengaja meluangkan waktu liburnya untuk berolah raga. 

LSI pimpinan Denny JA pun mengunggulkan KaJi, sedikit di atas 1%. KaJi, menurut perhitungan mereka, meraih 50,7% suara, sementara KarSa 49,24%. Sedangkan Lembaga Survei Nasional (LSN) mengunggulkan KaJi 50,71% dengan KarSa sebesar 49,29%.

Dengan kondisi ini, jelas sulit untuk memprediksi siapa pemenangnya.Margin error yang kurang 1%, sulit memastikan kemenangan pada KaJi ataupun KaSa. “Masih ada kemungkinan KarSa memperoleh suara 50,29% dan ada kemungkinan pula Ka-Ji memperoleh suara riil 49,71%,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN), Selasa (4/11).

Pertarungan dua kandidat di Pilkada Jatim ini memang saling kejar-mengejar. Jika merujuk peta kekuatan partai politik pendukung masing-masing kandidat, pasangan KarSa sejatinya di atas kertas dapat memenangi pilgub putaran kedua. Pasalnya, partai-partai besar menyokong pasangan ini yaitu PKB, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, dan PKS.

 


Artikel yang berhubungan :
  • PILKADA JATIM Segera tiba!! (4 hari lagi..)
  • 35 Pertanyaan Yang Umum Diajukan Pewawancara